Editor: Tim Redaksi
![]() |
Hotman Paris Hutapea saat menghubungi keluarga korban penyekapan. ( Sumber Media: Detik Jabar ) |
Tim Hotman 911 datangi keluarga YTR, beri pendampingan hukum gratis sementara pelaku TH masih buron
BANDUNG — Pengacara senior Hotman Paris Hutapea memberikan pendampingan hukum kepada YTR (29), perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang diduga menjadi korban kekerasan oleh kekasihnya berinisial TH.
Pendampingan dilakukan melalui tim Hotman 911 yang diutus langsung mendatangi kediaman keluarga korban pada Senin (22/6/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan proses hukum berjalan dengan pengawalan penuh dan keluarga korban merasa aman dari potensi intimidasi.
Komunikasi langsung dengan keluarga
Dalam kunjungan tersebut, keluarga korban berkesempatan berbicara langsung dengan Hotman Paris melalui sambungan telepon. Adik korban, Syahrul Ulum, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
"Bang Hotman, terima kasih banyak sudah mau membantu keluarga saya," ujar Syahrul.
Hotman merespons dengan meminta seluruh data dan kronologi diserahkan ke timnya agar langkah hukum bisa segera dirumuskan.
"Oke, siap tim kita... kasih semua informasinya ke tim kita ya. Oke, nanti kita tunggu datanya ya," jawab Hotman.
Pendampingan gratis
Perwakilan Hotman 911, Pangeran Reza Pramadia, menegaskan penugasan itu merupakan instruksi langsung dari Hotman Paris dan seluruh biaya ditanggung penuh oleh pihaknya.
"Iya saya mendapatkan tugas dari Bapak Hotman Paris untuk ikut mengawal kasus ini dan memberikan pendampingan hukum secara gratis untuk pihak keluarga korban," kata Reza kepada wartawan di Bandung.
Menurut Reza, kasus yang menimpa YTR tergolong serius dan berpotensi meluas. Ia menyoroti kekhawatiran adanya korban lain, mengingat terduga pelaku hingga kini masih berada di luar.
"Kalau menurut beliau, ini kan kasusnya luar biasa sadis ya, sebetulnya. Takutnya kan akan banyak korban-korban bermunculan, sedangkan si terduga pelaku itu kan masih ada di luar nih. Takutnya mengintimidasi atau ada dendam kepada siapa pun," jelasnya.
Kehadiran tim, kata Reza, juga bertujuan memberi rasa aman kepada keluarga.
"Justru itu saya datang ke sini secepatnya untuk ikut bersama-sama dengan teman-teman yang lain untuk ikut menjaga, memberikan pendampingan hukum. Itu yang terpenting untuk pihak keluarga korban," tegasnya.
Telusuri dugaan korban lain
Selain mendampingi YTR, tim Hotman 911 mengaku tengah menelusuri informasi adanya dugaan korban lain di luar Bandung. Salah satunya disebut berasal dari Garut, namun belum ada laporan resmi yang masuk ke kepolisian.
"Yang saya tahu sih ada (korban) dari Garut ya, tapi yang lain sih masih belum tahu pasti, soalnya kan belum ada laporan resmi dari kepolisian juga," beber Reza.
Ia berharap aparat kepolisian segera menangkap TH dan mendorong korban lain untuk tidak ragu melapor.
"Harapan kita sih si terduga pelaku bisa segera tertangkap ya. Dan juga untuk korban-korban lainnya bisa ikut melapor. Pokoknya jangan takut karena dengan ikut melapor, kita membantu pihak kepolisian untuk memberantas kejadian semacam ini biar tidak terulang lagi ke depannya," pungkasnya.
